Laboratorium Anatomi

merupakan laboratorium yang digunakan untuk mempelajari struktur dan fungsi tubuh manusia secara realistis melalui spesimen asli (cadaver) phantom, plastinasi, maupun simulasi digital.

Laboratorium Anatomi 1
Laboratorium Anatomi 2
Laboratorium Anatomi 3
Laboratorium Anatomi 4
Laboratorium Anatomi 5
Laboratorium Biokimia dan Patologi Klinik

merupakan laboratorium yang melakukan analisis terhadap darah, urine, dan cairan tubuh lainnya untuk menilai fungsi organ, proses metabolisme, serta membantu diagnosis dan pemantauan penyakit.

Laboratorium Biokimia-Patologi Klinik 1
Laboratorium Biokimia-Patologi Klinik 2
Laboratorium Biokimia-Patologi Klinik 3
Laboratorium Biokimia-Patologi Klinik 4
Laboratorium Biokimia-Patologi Klinik 5
Laboratorium Biomolekuler

merupakan laboratorium yang digunakan untuk melihat, mendeteksi kelainan genetik, infeksi mikroorganisme, atau perubahan molekuler yang berhubungan dengan penyakit, serta mendukung penelitian dan pengembangan di bidang kedokteran.

Laboratorium Farmakologi

merupakan laboratorium yang digunakan untuk penelitian, pengujian, dan pengembangan obat-obatan, serta memahami interaksi obat dengan sistem biologis (tubuh manusia atau organisme lain).

Laboratorium Farmakologi 1
Laboratorium Farmakologi 2
Laboratorium Farmakologi 3
Laboratorium Farmakologi 4
Laboratorium Farmakologi 5
Laboratorium Fisiologi-Biologi

merupakan laboratorium penunjang bidang fisiologi dan biologi dengan objek kajian fungsi dan mekanisme kerja tubuh makhluk hidup pada tingkat sel, organ, maupun sistem organ. Memiliki ciri khas pada kajian kedokteran olahraga terkait respons dan adaptasi tubuh terhadap aktivitas fisik.

Laboratorium Fisiologi-Biologi 1
Laboratorium Fisiologi-Biologi 2
Laboratorium Fisiologi-Biologi 3
Laboratorium Fisiologi-Biologi 4
Laboratorium Fisiologi-Biologi 5
Laboratorium Histologi dan Patologi Anatomi

merupakan adalah laboratorium yang digunakan untuk mempelajari struktur normal jaringan tubuh (histologi) dan menganalisis kelainan penyakit pada jaringan dan sel (patologi anatomi).

Laboratorium Histologi dan Patologi Anatomi 1
Laboratorium Histologi dan Patologi Anatomi 2
Laboratorium Histologi dan Patologi Anatomi 3
Laboratorium Histologi dan Patologi Anatomi 4
Laboratorium Histologi dan Patologi Anatomi 5
Laboratorium Mikrobiologi-Parasitologi

merupakan laboratorium yang mempelajari mikroorganisme (seperti bakteri, virus, jamur, dan protozoa) serta parasit. Laboratorium ini digunakan untuk praktikum dan penelitian dengan kegiatan utama mengidentifikasi mikroba dan parasit dari sampel biologis serta melakukan kultur dan uji kepekaan terhadap antibiotik.

Laboratorium Mikrobiologi-Parasitologi 1
Laboratorium Mikrobiologi-Parasitologi 2
Laboratorium Mikrobiologi-Parasitologi 3
Laboratorium Mikrobiologi-Parasitologi 4
Laboratorium Mikrobiologi-Parasitologi 5
Laboratorium OSCE (Objective Structured Clinical Examination)

merupakan laboratorium yang dirancang khusus untuk melaksanakan ujian keterampilan klinik secara terstruktur dan objektif. Pada laboratorium ini mahasiswa (terutama di bidang kesehatan seperti kedokteran, keperawatan, atau kebidanan) mempraktikan dan diuji kemampuan kliniknya melalui skenario atau stasiun ujian yang menyerupai situasi nyata di lapangan.

Laboratorium OSCE 1
Laboratorium OSCE 2
Laboratorium OSCE 3
Laboratorium OSCE 4
Laboratorium Muskuloskeletal dan Orthopedi

Fasilitas laboratorium untuk mendukung pembelajaran dan pengaplikasian pelaksanaan asuhan Fisioterapi yang dilakukan secara mandiri atau berkelompok pada bidang keilmuan fisioterapi muskuloskeletal dan ortopedi.

Laboratorium Neuromuscular

Fasilitas laboratorium untuk mendukung pembelajaran dan pengaplikasian pelaksanaan asuhan Fisioterapi yang dilakukan secara mandiri atau berkelompok pada bidang keilmuan fisioterapi neuromuscular.

Laboratorium Olahraga

Fasilitas laboratorium untuk mendukung pembelajaran dan pengaplikasian pelaksanaan asuhan Fisioterapi yang dilakukan secara mandiri atau berkelompok pada bidang keilmuan fisioterapi olahraga.

Laboratorium Kebidanan Ante-Natal Care (ANC)

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan kepada ibu hamil muali dari awal kehamilan hingga menjelang persalinan. Laboratorium ini dirancang menyerupai ruang pemeriksaan kehamilan di fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga mahasiswa dapat berlatih pemeriksaan, pemantauan, serta konseling kehamilan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.

Laboratorium Kebidanan Intra-Natal Care (INC)

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan kepada ibu bersalin selama proses persalinan normal hingga penatalaksanaan kala IV. Laboratorium ini dirancang menyerupai ruang bersalin (delivery room) di fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga mahasiswa dapat berlatih secara realistis dan terstandar sesuai dengan prosedur pelayanan kebidanan.

Laboratorium Keterampilan Dasar Praktik Klinik (KDPK)

merupakan fasilitas utama dalam pembelajaran mahasiswa kebidanan untuk melatih berbagai keterampilan dasar klinik (clinical skills) sebelum terjun ke lahan praktik nyata.

Laboratorium Kebidanan Bayi, Balita, dan Anak Pra-Sekolah

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan kepada anak dalam kondisi sehat pada berbagai tahap pertumbuhan dan perkembangan, mulai dari bayi, balita, anak usia sekolah, hingga remaja. Laboratorium ini berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan kompetensi promotif dan preventif dalam menjaga serta meningkatkan kesehatan anak.

Laboratorium Kebidanan Komunitas dan Pendidikan Kesehatan

merupakan sarana pendukung pembelajaran bagi mahasiswa dalam mempelajari konsep, prinsip, dan keterampilan praktik kebidanan yang berfokus pada pelayanan kesehatan masyarakat, keluarga, dan kelompok khusus. Laboratorium ini juga menjadi tempat pelatihan untuk komunikasi efektif, promosi kesehatan, serta penyuluhan kepada masyarakat

Laboratorium Kebidanan Kontrasepsi

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan pada wanita usia subur terkait pelayanan keluarga berencana (KB). Laboratorium ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami dan mempraktikkan konsep, teknik, serta keterampilan klinik dalam konseling dan pelayanan kontrasepsi secara aman, efektif dan sesuai standar profesi bidan.

Laboratorium Kebidanan Pra-nikah dan Pra-konsepsi

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan pada calon pengantin dan pasangan usia subur yang merencanakan kehamilan. Laboratorium ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran yang berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan reproduksi sebelum terjadinya kehamilan, guna mewujudkan kehamilan yang sehat dan berkualitas.

Laboratorium Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir dengan kondisi gawat darurat. Laboratorium ini dirancang menyerupai ruang tindakan darurat kebidanan dan neonatal (emergency room) agar mahasiswa dapat berlatih secara realistis, terstandar, dan aman sesuai prosedur pelayanan kebidanan dalam situasi kegawatdaruratan.

Laboratorium Kebidanan Post-Natal Care (PNC) dan Laktasi

merupakan fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk melatih mahasiswa dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu nifas dan bayi baru lahir (BBL). Laboratorium ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran praktik yang berfokus pada pemulihan kesehatan ibu pascapersalinan, perawatan bayi baru lahir, serta pencegahan komplikasi selama masa nifas.

Laboratorium Keperawatan Anak Sehat Sakit

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang khusus dirancang untuk melatih mahasiswa keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada bayi dan anak yang mengalami masalah kesehatan atau sakit. Fokusnya adalah mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan sikap profesional dalam merawat pasien anak dengan berbagai kondisi medis.

Laboratorium Keperawatan Anak Sehat Sakit 1
Laboratorium Keperawatan Anak Sehat Sakit 2
Laboratorium Keperawatan Anak Sehat Sakit 3
Laboratorium Keperawatan Anak Sehat Sakit 4
Laboratorium Keperawatan Anak Sehat Sakit 5
Laboratorium Keperawatan Dasar & Lab. Manajemen

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang dirancang untuk melatih mahasiswa keperawatan dalam keterampilan dasar keperawatan yang menjadi fondasi utama dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien.

Laboratorium Keperawatan Dasar & Lab. Manajemen 1
Laboratorium Keperawatan Dasar & Lab. Manajemen 2
Laboratorium Keperawatan Dasar & Lab. Manajemen 3
Laboratorium Keperawatan Dasar & Lab. Manajemen 4
Laboratorium Keperawatan Dasar & Lab. Manajemen 5
Laboratorium Keperawatan Gadar Kritis A

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang khusus dirancang untuk melatih mahasiswa keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan kondisi gawat darurat dan krisis tahap awal (level A). Fokus laboratorium ini adalah pada penanganan cepat, tepat, dan efektif terhadap pasien yang mengalami keadaan darurat medis yang mengancam nyawa.

Laboratorium Keperawatan Gadar Kritis A 1
Laboratorium Keperawatan Gadar Kritis A 2
Laboratorium Keperawatan Gadar Kritis A 3
Laboratorium Keperawatan Gadar Kritis A 4
Laboratorium Keperawatan Gadar Kritis A 5
Laboratorium Keperawatan Gerontik

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang dirancang untuk melatih mahasiswa keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan pada lansia (orang lanjut usia). Laboratorium ini berfokus pada pemahaman tentang perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang terjadi pada usia lanjut, serta penanganan masalah kesehatan khusus lansia.

Laboratorium Keperawatan Gerontik 1
Laboratorium Keperawatan Gerontik 2
Laboratorium Keperawatan Gerontik 3
Laboratorium Keperawatan Gerontik 4
Laboratorium Keperawatan Gerontik 5
Laboratorium Keperawatan Jiwa

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan, sikap, dan pengetahuan mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan jiwa maupun masalah kesehatan mental. Laboratorium ini menjadfi tempat simulasi sebelum mahasiswa terjun langsung ke lahan praktik seperti rumah sakit jiwa atau puskesmas dengan pelayanan kesehatan jiwa.

Laboratorium Keperawatan Jiwa 1
Laboratorium Keperawatan Jiwa 2
Laboratorium Keperawatan Jiwa 3
Laboratorium Keperawatan Jiwa 4
Laboratorium Keperawatan Jiwa 5
Laboratorium Keperawatan Komunitas

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang dirancang untuk mendukung mahasiswa keperawatan dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan asuhan keperawatan pada individu, keluarga, dan kelompok di masyarakat. Fokus utamanya adalah promosi kesehatan, pencegahan penyakit, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendekatan keperawatan Komunitas.

Laboratorium Keperawatan Komunitas 1
Laboratorium Keperawatan Komunitas 2
Laboratorium Keperawatan Komunitas 3
Laboratorium Keperawatan Komunitas 4
Laboratorium Keperawatan Komunitas 5
Laboratorium Keperawatan Maternitas

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang dirancang untuk mendukung pembelajaran praktik keterampilan asuhan keperawatan pada ibu hamil, bersalin, nifas, serta bayi baru lahir. Laboratorium ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa keperawatan untuk mengembangkan kompetensi dalam bidang keperawatan maternitas sebelum terjun ke lahan praktik klinis seperti rumah sakit atau puskesmas.

Laboratorium Keperawatan Maternitas 1
Laboratorium Keperawatan Maternitas 2
Laboratorium Keperawatan Maternitas 3
Laboratorium Keperawatan Maternitas 4
Laboratorium Keperawatan Maternitas 5
Laboratorium Keperawatan Maternitas (Nifas)

merupakan fasilitas pembelajaran praktik yang digunakan untuk simulasi dan pelatihan keterampilan keperawatan pada ibu masa nifas (postparfum).

Laboratorium Keperawatan Maternitas (Nifas) 1
Laboratorium Keperawatan Maternitas (Nifas) 2
Laboratorium Keperawatan Maternitas (Nifas) 3
Laboratorium Keperawatan Maternitas (Nifas) 4
Laboratorium Keperawatan Maternitas (Nifas) 5
Laboratorium Biologi Oral

merupakan fasilitas untuk mempelajari struktur, fungsi, dan proses biologis jaringan mulut serta gigi. Laboratorium ini mendukung kegiatan praktikum dan penelitian yang berkaitan dengan biologi sel, mikrobiologi, dan patologi oral guna menunjang pemahaman tentang kesehatan dan penyakit rongga mulut.

Laboratorium Biologi Oral 1
Laboratorium Biologi Oral 2
Laboratorium Biologi Oral 3
Laboratorium Biologi Oral 4
Laboratorium Biologi Oral 5
Laboratorium Ilmu Teknologi Material Kedokteran Gigi (ITMKG)

merupakan fasilitas untuk mempelajari struktur, bahan dan material kedokteran gigi mencakup logam, keramik, polimer komposite, dsb.

Laboratorium Ilmu Teknologi Material Kedokteran Gigi (ITMKG) 1
Laboratorium Ilmu Teknologi Material Kedokteran Gigi (ITMKG) 2
Laboratorium Ilmu Teknologi Material Kedokteran Gigi (ITMKG) 3
Laboratorium Ilmu Teknologi Material Kedokteran Gigi (ITMKG) 4
Laboratorium Ilmu Teknologi Material Kedokteran Gigi (ITMKG) 5
Laboratorium Radiologi

merupakan fasilitas yang menyediakan pencitraan seperti rontgen (foto periapikal) untuk membantu mendiagnosis, merencanakan, dan mengevaluasi perawatan gigi dan mulut. Fasilitas ini sangat penting untuk melihat struktur yang tidak terlihat langsung, seperti akar gigi, tulang rahang, atau masalah pada gigi bungsu.

Laboratorium Radiologi 1
Laboratorium Radiologi 2
Laboratorium Radiologi 3
Laboratorium Radiologi 4
Laboratorium Radiologi 5
Laboratorium Keterampilan Klinis (Skillab)

merupakan fasilitas yang digunakan untuk mempraktikkan keterampilan dasar dan lanjutan menggunakan model atau manekin, seperti carving gigi, menambal gigi, membuat gigi tiruan, dan teknik bedah mulut dasar.

Laboratorium Keterampilan Klinis (Skillab) 1
Laboratorium Keterampilan Klinis (Skillab) 2
Laboratorium Keterampilan Klinis (Skillab) 3
Laboratorium Keterampilan Klinis (Skillab) 4
Laboratorium Keterampilan Klinis (Skillab) 5